Carolus Journal of Nursing
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon
<p><strong>Carolus Journal of Nursing </strong><span style="font-weight: 400;"><strong>(CJoN)</strong> merupakan Jurnal Keperawatan yang dikeluarkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus. CJON berdiri pada tahun 2018 dengan area fokus pada keperawatan. Jurnal Keperawatan Carolus atau </span><em><span style="font-weight: 400;">Carolus Journal of Nursing </span></em><span style="font-weight: 400;">(CJoN) merupakan jurnal publikasi ilmiah yang terbit setiap enam bulan (2 kali setahun) dengan menggunakan sistem </span><em><span style="font-weight: 400;">peer review</span></em><span style="font-weight: 400;"> untuk seleksi artikel. </span></p> <p><strong>Carolus Journal of Nursing </strong><span style="font-weight: 400;">diperuntukkan untuk praktisi, akademisi, profesional, dan mahasiswa keperawatan. CJoN dapat menerima artikel yang relevan dalam bidang keperawatan, yang meliputi artikel penelitian, </span><em><span style="font-weight: 400;">literature review</span></em><span style="font-weight: 400;">, dan laporan kasus (</span><em><span style="font-weight: 400;">case study</span></em><span style="font-weight: 400;">).</span></p>Carolus Journal of Nursingen-USCarolus Journal of Nursing2654-6191HUBUNGAN KARAKTERISTIK RESPONDEN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU RW 18 PERUMAHAN SUKATANI DEPOK
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/15
<p>Lansia banyak mengalami berbagai masalah dalam hal kesehatan, terutama yang berkaitan dengan proses penuaan. Masalah kesehatan pada lansia akan muncul seiring dengan penurunan fungsi tubuh yang dialami. Kurangnya kemampuan beradaptasi secara psikologis terhadap perubahan yang terjadi, mengakibatkan seringkali terjadi permasalahan psikososial, salah satunya depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan karakteristik responden dan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di Posbindu RW 18 Perumahan Sukatani, Depok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif serta pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel pada penelitian ini berjumlah 92 lansia dengan teknik <em>purposive sampling. </em>Hasil Univariat menunjukkan mayoritas berusia 45-59 tahun (81.5%), berjenis kelamin perempuan (58.7%), memiliki riwayat penyakit kronis (53.3%), mendapat dukungan keluarga yang kurang baik (63%) dan mengalami depresi (71.7%). Analisis Bivariat menggunakan uji <em>Kendall’s Tau B, Kendall’s Tau C dan Chi Square. </em>Secara statistic didapatkan hasil terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan depresi (<em>p</em>-<em>value </em>= 0.003) dan riwayat penyakit kronis dengan depresi (<em>p-value </em>0,044). Namun terdapat hubungan yang tidak bermakna antara usia dengan depresi (<em>p-value </em>0,575) dan jenis kelamin dengan depresi (<em>p-value </em>0,292). Dukungan keluarga yang baik dapat mempengaruhi tingkat kesehatan lansia, terutama pada terjadinya depresi.</p>Maria DolorosaIndriati KusumaningsihNi Luh Widani
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2023-01-302023-01-3051112HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI BOGOR
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/16
<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypty dan Aedes Albopictus. Pencegahan DBD yaitu penerapan PSN 3M Plus. Jumlah kasus yang terjadi di Kabupaten Bogor pada tahun 2020 sebanyak 1054 dengan 8 orang meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik, pengetahuan dan perilaku keluarga dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue. Metode penelitian yang digunakan metode kuantitaif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan <em>cross sectional</em>, sampel sebanyak 168 keluarga. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 19 April – 2 juni 2021 dengan teknik <em>purposive samping.</em> Hasil Univariate menunjukkan mayoritas responden berusia 17-25 tahun (40%), Pendidikan SMA/SMK (91,7%), dan tidak bekerja (63,1%). Analisis bivariate dengan uji <em>Chi-square. </em>Secara statistic didapatkan hasil menunjukan tidak ada hubungan bermakna antara usia dan perilaku dalam pencegahan DBD p-value 0,793 > 0,05, tetapi ada hubungan bermakna antara pendidikan p-value 0,030 < 0,05, pekerjaan p-value 0,012 < 0,05, pengetahuan p-value 0,017 < 0,05 dan perilaku dalam pencegahan demam berdarah.Diharapkan anggota keluarga dapat mempertahankan perilaku pencegahan penyakit Demam Berdarah dengan ikut serta dan aktif dalam program PSN DBD dan juga melakukan perubahan perilaku terkhususnya 3M Plus sehingga kegiatan PSN ini dapat dilakukan secara rutin.</p>Nandiati AdindaEnna Rosalina Sihombing
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2023-01-302023-01-30511324HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN MENJELANG MENOPAUSE PADA WANITA MASA DEWASA AKHIR DI TAMBUN SELATAN, BEKASI
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/17
<p>Kaum wanita dalam menghadapi menopause penting memiliki pengetahuan yang baik tentang menopause yang dapat membantunya untuk memahami dan mempersiapkan diri menghadapi menopause. Pada umumnya wanita yang memiliki pengetahuan yang baik tentang menopause akan memiliki sikap yang positif dalam menghadapi menopause dengan mempersiapkan diri menjelang menopause sehingga lebih siap dalam menghadapi menopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menopause di Tambun Selatan, Bekasi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (<em>cross-sectional</em>). Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em>. Sampel diambil dari seluruh wanita masa dewasa akhir di Tambun Selatan, Bekasi berjumlah 92 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan uji <em>Kendal tau-b</em>. Hasil analisis hubungan pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menopause didapatkan signifikan yaitu <em>pvalue </em>0,000 nilai <em>p </em>lebih kecil dari a = 0,05 dengan korelasi sedang maka hipotesis diterima. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang menopause dengan kesiapan menghadapi menopause wanita masa akhir di Tambun Selatan, Bekasi. Seorang wanita yang memiliki pengetahuan yang baik akan lebih siap menghadapi menopause.</p>Charolina Monika Ferawati SimanjuntakLucia UtamiAnna Rejeki Simbolon
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2025-11-302025-11-30512533PERILAKU MENCUCI TANGAN PENGUNJUNG SELAMA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS NGAWEN II KABUPATEN GUNUNG KIDUL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA: SURVEI DESKRIPTIF
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/18
<p>Corona Virus atau biasa disebut COVID-19 merupakan virus yang menyerang bagian pernafasan, dengan menyebabkan penyakit ringan hingga berat. Angka orang yang terinfeksi semakin meningkat dan kematian yang diakibatkan Covid-19 juga semakin banyak. Salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 yaitu dengan melakukan cuci tangan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku mencuci tangan pengunjung Puskesmas Ngawen II Kabupaten Gunung Kidul Selama Pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif survei. Jumlah sampel yang digunakan sejumlah 95 responden yang diambil dengan teknik <em>accidental sampling </em>pada bulan Oktober 2020. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan form baku kepatuhan kebersihan tangan dari WHO. Penelitian menunjukkan bahwa pengunjung puskesmas melakukan cuci tangan langkah 1 (100%), cuci tangan langkah 2 (96.8%), cuci tangan langkah 3 (64.2%), cuci tangan langkah 4 (40.0%), cuci tangan langkah 5 (42.1%), cuci tangan langkah 6 (29.5%), dan lama waktu cuci tangan (15.8%). Hasil penelitian perilaku cuci tangan pengunjung baik 13.7%, cukup 45.3%, dan kurang 41.1%. Penelitian ini merekomendasikan agar kampanye cuci tangan kepada masyarakat selalu digalakkan melalui pendidikan kesehatan secara langsung maupun melalui media sosial.</p>Rizki Jullanar ZahraMelinda Septiana WigatiSiwi Ikaristi Maria Theresia
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2023-01-302023-01-30513441HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN TENTANG TEKNIK MENYUSUI DENGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DI PUSKESMAS TAWIRI KOTA AMBON
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/19
<p>Pemberian ASI eksklusif dengan teknik yang benar dapat membantu bayi menerima ASI sehingga asupan nutrisi bayi terpenuhi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik dan pengetahuan tentang teknik menyusui dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Tawiri Kota Ambon. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif <em>cross-sectional. </em>Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 terhadap 142 ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan hingga batita menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku dan dianalisis menggunakan Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia kurang dari 35 tahun (77.5%), berpendidikan tinggi setara SMA-PT (87.3%), tidak bekerja (83.8%), multipara (56.3%), persalinan terakhir secara normal (59.2%), memiliki pengetahuan cukup tentang teknik menyusui (49.3%), dan memberikan ASI eksklusif (64.8%). Hasil penelitian menggunakan analisis <em>Kendal Tau B </em>menunjukkan ada hubungan yang tidak bermakna antara usia (α = 0.758), pendidikan (α = 0.160), paritas (α = 0.316), jenis persalinan (α = 0.611), pengetahuan (α = 0.322) dan pemberian ASI eksklusif. Terdapat hubungan yang bermakna antara pekerjaan dan pemberian ASI eksklusif (α = 0.004). Upaya meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pentingnya pemberian ASI ekslusif dan teknik menyusui yang baik dan benar perlu dilakukan. Oleh karena itu faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam pemberian ASI ekslusif perlu diketahui agar pengetahuan seorang ibu terkait pemberian ASI eksklusif meningkat dan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.</p>Ade Septa Victorin SimanjuntakRegina Vidya Trias NovitaSudibyo Supardi
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2025-11-302025-11-30514256EFEKTIVITAS PEMBERIAN EDUKASI TERSTRUKTUR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE PROSEDUR CATHETERISASI JANTUNG DI EKA HOSPITAL
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/20
<p>Tindakan CAG (Coronary Angiography) akan membuat perasaan cemas bagi sebagian besar orang yang mengalaminya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre-kateterisasi jantung yaitu dengan memberikan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian edukasi terstruktur terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre kateterisasi jantung. Metode penelitian ini menggunakan Kuasi eksperiment <em>post-test only </em>dengan kelompok control dan intervensi. Sample penelitian ini sebanyak 72 pasien yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 36 orang di kelompok intervensi dan control menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner STAI dan dianalisa menggunakan uji <em>T Independen</em>. Hasil analisa univariate ditemukan bahwa mayoritas dikelompok intervensi dan kontrol berusia > 56 tahun (51.3%), pria (75.0%), pendidikan perguruan tinggi (50%), belum pernah melakukan tindakan (90%), dan memiliki kecemasan sedang (94,4%) untuk kelompok control, sedangkan kecemasan ringan (77,8%) pada kelompok intervensi. Hasil uji <em>T independen</em>t diperoleh nilai signifikansi p</p> <p>= 0,000 (p < 0,05), sehingga ada pengaruh edukasi terstruktur terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre prosedur kateterisasi jantung. Disarankan perawat yang menangani pasien yang akan menjalani tindakan kateterisasi jantung meningkatkan pelayanan dan asuhan keperawatan dengan mengkaji tingkat kecemasan pasien serta memberikan edukasi secara terstruktur tentang persiapan prosedur sehingga dapat mengurangi tingkat kecemasan dalam menjalani tindakan kateterisasi jantung.</p>Ira MashadiDewi PrabawatiAinun Jhariyah Hidayah
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2023-01-302023-01-30515768GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMP X TUMBANG TITI KALIMANTAN BARAT
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/21
<p>Mayoritas remaja putri yang berisiko tinggi mengalami infeksi saluran reproduksi karena perilaku hygiene yang kurang ketika menstruasi, lingkungan tidak bersih, dan penggunaan pembalut yang kurang sehat ketika menstruasi. Ibu berperan sebagai sumber informasi bagi anak perempuan tentang bagaimana mengelola kebersihan dan kesehatan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang manajemen kebersihan menstruasi pada remaja putrid di SMP X Tumbang Titi. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik, sampel penelitian 90 responden dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan <em>link google form</em>. Hasil penelitian mayoritas responden berusia 36-45 tahun (46.7%), pendidikan SD (36.7%), tidak bekerja (58.9%) dan tingkat pengetahuan baik (71.1%). Pengetahuan remaja putri terkait Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) tentang cara mengelola menstruasi secara bersih dan sehat sudah baik dan perlu ditingkatkan dengan menyediakan media atau flyer terkait informasi tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM).</p>Sisiliana ApriyantiTheresia Budi LestariWilhelmus Susilo
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2023-01-302023-01-30516977GAMBARAN KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS DALAM MEMINUM OBAT DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT PROVINSI MALUKU
https://www.jurnal.stik-sintcarolus.ac.id/cjon/article/view/22
<p>Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular yang biasanya menyerang paru-paru dan disebabkan oleh bakteri <em>Mycobacterium tuberculosis. </em>Kepatuhan penggunaan obat TBC merupakan indikator penting karena jika pengobatan tidak dilakukan secara teratur, tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan, dan penggunaan obat tidak adekuat akan menimbulkan resistensi pada OAT/yang disebut dengan Multi Drugs Resistence (MDR). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepatuhan pasien tuberkulosis dalam meminum obat di balai kesehatan paru masyarakat provinsi maluku. Jenis penelitian kuantiatif dekriptif analitik. Jumlah responden adalah 93 pasien TBC dengan teknik total sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner. Hasil penelitian mayoritas responden usia produktif (>40 tahun) sebanyak 45 responden (48,4%), memiliki jenis kelamin laki-laki sebanyak 47 responden (50,5%), memiliki tingkat pendidikan tinggi SMA-Prguruan tinggi sebanyak 56 responden (60,2%), memiliki pekerjaan yaitu tidak bekerja sebanyak 48 responden (51,6%), kepatuhan rendah sebanyak 74 responden (79,5%). Diharapkan pasien TBC Paru dapat meningkatkan kepatuhan minum obat dengan teratur dan benar.</p>Gracey Salestin NgamelubunNi Luh WidaniFulgensius Surianto
Copyright (c) 2023 Carolus Journal of Nursing
2023-01-302023-01-30517886