Main Article Content
Abstract
Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular yang biasanya menyerang paru-paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kepatuhan penggunaan obat TBC merupakan indikator penting karena jika pengobatan tidak dilakukan secara teratur, tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan, dan penggunaan obat tidak adekuat akan menimbulkan resistensi pada OAT/yang disebut dengan Multi Drugs Resistence (MDR). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepatuhan pasien tuberkulosis dalam meminum obat di balai kesehatan paru masyarakat provinsi maluku. Jenis penelitian kuantiatif dekriptif analitik. Jumlah responden adalah 93 pasien TBC dengan teknik total sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner. Hasil penelitian mayoritas responden usia produktif (>40 tahun) sebanyak 45 responden (48,4%), memiliki jenis kelamin laki-laki sebanyak 47 responden (50,5%), memiliki tingkat pendidikan tinggi SMA-Prguruan tinggi sebanyak 56 responden (60,2%), memiliki pekerjaan yaitu tidak bekerja sebanyak 48 responden (51,6%), kepatuhan rendah sebanyak 74 responden (79,5%). Diharapkan pasien TBC Paru dapat meningkatkan kepatuhan minum obat dengan teratur dan benar.
